Kabar Wilayah
Perkuat Sinergi, Kantor Wilayah VI KPPU Makassar Temui Gubernur Sulawesi Barat
Mamuju (14/8) – Dalam rangka menjalin silaturahmi dan meningkatkan hubungan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat guna memperkuat sinergitas dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, Plt. Kepala Kantor Wilayah VI KPPU Makassar, Charisma Desta Ardiansyah menemui Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Tampak hadir mendampingi Masriadi Natjo selaku Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Barat dan Dahliana Tanur selaku Kepala Bagian Administrasi Kantor Wilayah VI KPPU Makassar beserta tim, bertempat di Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju. Mengawali kegiatan, Charisma menyampaikan bahwa Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) merupakan lembaga negara independen yang dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan UU Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Dengan memiliki tugas, fungsi dan kewenangan meliputi; penegakan hukum persaingan usaha, penyampaian surat saran dan pertimbangan terhadap kebijakan pemerintah pusat maupun daerah, penilaian merger dan akuisisi. Selain itu, KPPU juga diberikan kewenangan dalam melakukan pengawasan pelaksanaan kemitraan sesuai UU Nomor 20 Tahun 2008. Selanjutnya Charisma mengemukakan bahwa tujuan audiensi KPPU adalah untuk membahas isu-isu terkait persaingan usaha di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar), termasuk upaya menciptakan iklim usaha yang sehat dan mencegah praktik monopoli serta persaingan usaha tidak sehat. Hal tersebut untuk memastikan bahwa pemerintah daerah memahami dan mendukung upaya KPPU dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. “Dengan audiensi ini, kami harapkan pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam mencegah praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat,” kata Charisma. Audiensi juga menjadi wadah bagi KPPU untuk mendapatkan informasi terkait kondisi persaingan usaha di daerah. Sementara itu, Suhardi Duka mengucapkan terima kasih kepada KPPU dan sangat menyambut baik inisiatif dari KPPU demi menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat melalui upaya preventif yang dilakukan dalam rangka pencegahan terjadinya pelanggaran persaingan usaha tidak sehat di Provinsi Sulawesi Barat. Hal itu diungkapkan Suhardi Duka saat menerima audiensi dari Kantor Wilayah VI KPPU Makassar. Selain itu, diharapkan juga dapat menciptakan kesempatan berusaha yang sama bagi semua pelaku usaha sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya para pelaku UMKM. Mengingat bahwa hampir seluruh daerah di lingkup Sulbar merupakan salah satu sentra perkebunan kelapa sawit yang potensinya cukup besar dalam mendongkrak perekonomian di Sulbar. Selain itu Sulbar juga memiliki potensi besar lainnya yakni pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. “Saya sangat mengapresiasi keberadaan KPPU sebagai lembaga yang berfungsi untuk mengawasi kegiatan usaha demi menjaga kepentingan umum serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Suhardi Duka. “Karena itu, saya berharap sinergi KPPU dengan pemerintah daerah dapat terus terjalin,” pungkasnya.