Kabar Wilayah
Perekonomian Jawa Barat Tertinggi Kedua di Pulau Jawa dengan Laju Pertumbuhan Ekonomi sebesar 4,95 Persen (c-to-c)
05 Februari 2025
Bandung (5/2) – Kepala Kanwil III KPPU, Lina Rosmiati, menghadiri undangan rilis Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat dengan Materi Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat. Rilis bertempat di Aula Lantai 5 BPS Provinsi Jawa Barat dan dihadiri oleh perangkat daerah di lingkungan Provinsi Jawa Barat serta instansi vertikal dengan wilayah kerja Provinsi Jawa Barat.
Berita Rilis Statistik Provinsi Jawa Barat disampaikan langsung oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Darwis Sitorus, yang dalam paparannya menyampaikan bahwa kinerja ekonomi Jawa Barat tahun 2024 tumbuh positif sebesar 4,95 persen (c-to-c), 5,12 persen (c-to-c nonmigas), 5,02 persen (y-o-y), dan 2,05 persen (q-to-q). Selama tahun 2024, Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan perekonomian tertinggi kedua setelah DI Yogyakarta di Pulau Jawa.
Dari sisi lapangan usaha, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Barat berasal dari Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, dan Transportasi dan Pergudangan. Sedangkan dari sisi pengeluaran, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Barat berasal dari Konsumsi Rumah Tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) serta Net Ekspor. (SD)
Berita Rilis Statistik Provinsi Jawa Barat disampaikan langsung oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Darwis Sitorus, yang dalam paparannya menyampaikan bahwa kinerja ekonomi Jawa Barat tahun 2024 tumbuh positif sebesar 4,95 persen (c-to-c), 5,12 persen (c-to-c nonmigas), 5,02 persen (y-o-y), dan 2,05 persen (q-to-q). Selama tahun 2024, Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan perekonomian tertinggi kedua setelah DI Yogyakarta di Pulau Jawa.
Dari sisi lapangan usaha, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Barat berasal dari Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, dan Transportasi dan Pergudangan. Sedangkan dari sisi pengeluaran, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Barat berasal dari Konsumsi Rumah Tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) serta Net Ekspor. (SD)