Kabar Wilayah

Pantau Stok Beras KPPU Kanwil VI Berkunjung ke Gudang BULOG Cabang Sidrap

20 Agustus 2025
Sidrap (20/8) – KPPU Kanwil VI Makassar kembali melakukan pemantauan stok beras, kali ini dilakukan di gudang Bulog Cabang Sidrap pada Rabu (20/8/2025). Tim KPPU Kanwil VI Makassar yang terdiri dari Kepala Bidang Kajian dan Advokasi, Hasiholan Pasaribu berserta staf diterima oleh Wakil Pimpinan Cabang Bulog Kabupaten Sidrap selaku pejabat sementara Pimpinan Bulog Sidrap, Heri Susianto.

Kepala Bidang Kajian dan Advokasi KPPU Kanwil VI Makassar, Hasiholan Pasaribu menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas isu pangan khususnya beras. “Kunjungan kami kali ini untuk menambah informasi atas kondisi riil yang terjadi di lapangan dimana sebelumnya kami sudah berkunjung di Bulog Bulukumba,” ujar Hasiholan.

Sementara itu Pjs. Pimpinan Bulog Cabang Sidrap, Heri Susianto menyampaikan bahwa Bulog Cabang Sidrap membawahi 2 wilayah yakni Kabupaten Sidrap dan Enrekang dan terdapat 6 kompleks gudang. Saat ini total stok beras di Bulog Sidrap mencapai 38.000 ton dan sebagaian besar merupakan beras dalam negeri. “Dalam rangka stabilisasi harga, saat ini Bulog sudah dapat melakukan penjualan beras medium merek SPHP langsung ke masyarakat dengan harga Rp11.500/kg, hal ini merupakan kebijakan dari kantor pusat sejak minggu lalu,” kata Heri.

Heri Susianto menambahkan bahwa terkait isu beras SPHP oplosan, tidak ditemukan di Sidrap. Bulog Sidrap senantiasa menjaga mutu beras yang masuk ke gudang. “Jadi beras dari mitra penggilingan Bulog, sebelum masuk ke gudang dilakukan verifikasi untuk melihat apakah sudah sesuai standar beras medium,” ungkap Heri.

Hasiholan Pasaribu menyampaikan bahwa kondisi di Bulog Sidrap ini stok cukup banyak dan sebagian besar merupakan stok beras dalam negeri. Bulog juga dapat langsung menjual beras SPHP ke masyarakat dengan harga Rp11.500/kg. Adapun terkait beras SPHP oplosan di Sidrap tidak ada temuan. Namun yang perlu menjadi perhatian adalah terkait pasokan beras dari mitra penggilingan, meskipun Bulog Sidrap memiliki tim verifikasi jangan sampai ada permainan oknum yang memasukkan beras tidak sesuai standar. (r)
Gambar Berita
Thumbnail 1
Thumbnail 2

BAGIKAN HALAMAN