Aksi Institusi

KPPU Buka Seminar Nasional Persaingan Usaha di Era Kecerdasan Buatan

27 Agustus 2025
Palembang (27/08) – Menghadapi era kecerdasan buatan yang menuntut manusia bergerak lebih cepat dan adaptif, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) turut hadir dalam kegiatan “Seminar Nasional Persaingan Usaha di Era Kecerdasan Buatan: Tantangan Integrasi Pasar dan Kebutuhan Regulasi Adaptif”, yang dihelat KPPU, Universitas Sriwijaya (Unsri), dan Forum Dosen Persaingan Usaha (FDPU), di Kampus Universitas Sriwijaya Palembang, pada 27 Agustus 2025. Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa bersama Anggota KPPU Eugenia Mardanugraha hadir pada seminar nasional ini.
Setelah dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum Unsri Prof. Dr. H. Joni Emirzon dan Ketua FDPU Prof. Sukarmi, Ketua KPPU menyampaikan keynote speech bertajuk “Kecerdasan Buatan, Persaingan Usaha, dan Solusi Kebijakan.”
Dalam keynotenya, Ketua KPPU menyatakan bahwa saat ini KPPU fokus pada tiga sektor yakni digital, ketahanan pangan, dan energi. Pada sektor digital, perkembangan kecerdasan buatan menjadi inti utama di KPPU, dan berencana mengakomodir isu kecerdasan buatan ke dalam amandemen Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999, yang saat ini telah masuk ke dalam Prolegnas.
“Kami berharap salah satu klausul yang masuk ke dalam amandemen Undang-Undang ini adalah aturan pasar digital, sehingga dalam proses penanganan perkara yang melibatkan pasar digital, dapat lebih cepat dan sesuai dengan perkembangan zaman,” kata Ketua KPPU.
Dalam seminar nasional, narasumber yang hadir antara lain Zahra Kemala Nindita Murad (Direktur Pusat UKM FEB Universitas Indonesia) yang membahas tentang Fleksibilitas Regulasi AI untuk Mencegah Distorsi Pasar Internal, Deris Setiawan (Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer Unsri) yang membahas tentang Model Kecerdasan Buatan yang Tepat Guna Mencegah Fragmentasi Pasar, dan Putu Samawati (Dosen Fakultas Hukum Unsri) yang membahas tentang Potensi Pelanggaran Hukum Persaingan Usaha atas Ketimpangan Akses Pasar Dampak dari Kehadiran Kecerdasan Buatan.
Dalam kegiatan juga dilakukan Call for Papers Jurnal Persaingan Usaha untuk Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025. Kali ini mengangkat tema besar “Manipulasi Algoritma, Kolusi Terselubung, dan Risiko dalam Persaingan Usaha” dengan sub tema:
1. Algoritma, Hak Kekayaan Intelektual, dan Perlindungan Konsumen
2. Ketimpangan Big Data sebagai Hambatan Kompetisi
3. Preferensi dan Kolusi Terselubung dalam Penyalahgunaan Algoritma di Persaingan Usaha
4. Pricing Algorithm dalam Sudut Pandang Persaingan Usaha
5. Analisis Lock-In, Network Effect, dan Self Prefencing dalam Penegakan Hukum Persaingan
6. Artificial Intelligence dan Dampaknya pada Industri Media
7. Apakah Hukum Persaingan Tradisional Masih Relevan di Era Kecerdasan Buatan?
Gambar Berita
Thumbnail 1
Thumbnail 2
Thumbnail 3

BAGIKAN HALAMAN