Kabar Wilayah
Kanwil III Menghadiri Undangan Rilis Berita Statistik BPS Jabar Mei 2025 Seluruh Daerah di Jawa Barat secara month to month (m-t-m) Mengalami Deflasi
02 Juni 2025
Bandung (2/6) – Kepala Bidang Kajian dan Advokasi, Mansur menghadiri undangan Rilis Berita Statistik BPS Provinsi Jawa Barat bertempat di Aula BPS Provinsi Jawa Barat. Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat serta Instansi Vertikal yang berada di Jawa Barat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Berita Rilis Statistik Provinsi Jawa Barat disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Darwis Sitorus. BPS Jawa Barat mencatat, pada bulan Mei 2025, Jawa Barat mengalami deflasi sebesar -0,32% secara month to month (m-t-m) sedangkan secara year on year (y-o-y) mengalami inflasi sebesar 1,47%. Komoditas penyumbang deflasi m-t-m diantaranya cabai rawit, bawang merah, cabai merah, daging ayam ras, bawang putih, angkutan antarkota, minyak goreng, kentang, wortel, dan beras. Komoditas penyumbang inflasi m-t-m diantaranya tomat, emas perhiasan, tarif pulsa ponsel, jeruk, ketimun, telur ayam ras, buah naga, tahu mentah, kopi bubuk, dan tempe.
Seluruh daerah di Jawa Barat secara m-t-m tercatat mengalami deflasi dengan rincian tertinggi hingga terendah sebagai berikut: deflasi sebesar -0,46% di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung -0,37%, Kota Bandung -0,35%, Kota Depok -0,35%, Kota Bogor -0,25%, Kota Sukabumi -0,16%, Kota Subang -0,11%, Kota Cirebon -0,11%, Kabupaten Majalengka -0,06%, dan Kota Tasikmalaya -0,01%. (SD)
Sumber Foto: BPS Provinsi Jawa Barat
Berita Rilis Statistik Provinsi Jawa Barat disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Darwis Sitorus. BPS Jawa Barat mencatat, pada bulan Mei 2025, Jawa Barat mengalami deflasi sebesar -0,32% secara month to month (m-t-m) sedangkan secara year on year (y-o-y) mengalami inflasi sebesar 1,47%. Komoditas penyumbang deflasi m-t-m diantaranya cabai rawit, bawang merah, cabai merah, daging ayam ras, bawang putih, angkutan antarkota, minyak goreng, kentang, wortel, dan beras. Komoditas penyumbang inflasi m-t-m diantaranya tomat, emas perhiasan, tarif pulsa ponsel, jeruk, ketimun, telur ayam ras, buah naga, tahu mentah, kopi bubuk, dan tempe.
Seluruh daerah di Jawa Barat secara m-t-m tercatat mengalami deflasi dengan rincian tertinggi hingga terendah sebagai berikut: deflasi sebesar -0,46% di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung -0,37%, Kota Bandung -0,35%, Kota Depok -0,35%, Kota Bogor -0,25%, Kota Sukabumi -0,16%, Kota Subang -0,11%, Kota Cirebon -0,11%, Kabupaten Majalengka -0,06%, dan Kota Tasikmalaya -0,01%. (SD)
Sumber Foto: BPS Provinsi Jawa Barat