Kabar Wilayah

Kanwil III Menghadiri Undangan Rilis Berita Statistik BPS Jabar April 2025 Ekspor Jabar Turun 3,51%

02 Mei 2025
Bandung (2/5) – Kepala Kanwil III KPPU, Lina Rosmiati menghadiri undangan Rilis Berita Statistik BPS Provinsi Jawa Barat bertempat di Aula BPS Provinsi Jawa Barat. Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat serta Instansi Vertikal yang berada di Jawa Barat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Berita Rilis Statistik Provinsi Jawa Barat disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Darwis Sitorus. BPS Jawa Barat mencatat, pada bulan April 2025, Jawa Barat mengalami inflasi sebesar 1,67% year on year (y-o-y) dan 1,01% secara month to month (m-t-m). Komoditas penyumbang inflasi m-t-m diantaranya tarif listrik, emas perhiasan, bawang merah, tomat, jeruk, bawang putih, tarif air PAM, kopi bubuk, anggur, dan kelapa. Komoditas penyumbang inflasi y-o-y diantaranya emas perhiasan, kopi bubuk, minyak goreng, sigaret kretek mesin, dan cabai rawit.

Seluruh daerah di Jawa Barat tercatat mengalami inflasi dengan rincian tertinggi hingga terendah sebagai berikut: inflasi sebesar 1,36% di Kabupaten Majalengka, Kota Depok 1,20%, Kota Sukabumi 1,13%, Kota Bogor 1,07%, Kota Bekasi 1,04%, Kota Bandung 0,97%, Kota Tasikmalaya 0,89%, Kabupaten Bandung 0,87%, Kabupaten Subang 0,74%, dan Kota Cirebon 0,70%.

Sementara itu neraca perdagangan Jabar per Maret 2025 surplus sebesar 2,11 miliar USD, namun terjadi penurunan ekspor sebesar 3,51% dibandingkan Februari 2025. Penurunan ekspor terbesar terjadi pada perhiasan/permata, barang-barang rajutan serta karet dan barang dari karet. Surplus neraca perdagangan nonmigas terbesar di Jabar pada Maret 2025 adalah dengan Amerika Serikat, Filipina, dan Vietnam, sedangkan dengan Tiongkok dan Taiwan mengalami defisit. (SD)

Sumber Foto: BPS Provinsi Jawa Barat
Gambar Berita
Thumbnail 1
Thumbnail 2
Thumbnail 3

Bagikan Halaman