Kabar Wilayah

Inflasi terjadi di Provinsi Jawa Barat pada Penutupan Tahun 2025

05 Januari 2026

Bandung (5/1) – Kepala Kanwil III KPPU, Lina Rosmiati, menghadiri undangan rilis Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat yang bertempat di Aula BPS Provinsi Jawa Barat dan dihadiri oleh Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat serta Instansi Vertikal yang berada di Jawa Barat.

 

Rilis Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Barat disampaikan oleh Plt. Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Darwis Sitorus. BPS Jawa Barat mencatat bahwa pada bulan Desember 2025, Jawa Barat mengalami inflasi sebesar 0,45% secara month to month (m-t-m) sedangkan secara year on year (y-o-y) mengalami inflasi sebesar 2,63%. “Terdapat beberapa catatan yang mempengaruhi inflasi di Jawa Barat yang terjadi sepanjang tahun 2025, antara lain adanya kenaikan harga emas di Pasar Internasional, permintaan telur dan daging ayam ras untuk pemenuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Nataru, faktor cuaca yang menyebabkan terganggunya produksi komoditas hortikultura, penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram di wilayah Bandung Raya dari Rp16.600,- menjadi Rp19.000,- sejak 16 Juni 2025, serta penerapan berbagai diskon tarif oleh pemerintah seperti diskon tarif listrik, diskon tarif kereta api selama momen libur panjang, diskon tarif jalan tol, dan diskon tarif angkutan udara,” tambah Darwis.

 

Untuk komoditas penyumbang inflasi m-t-m di Jawa Barat antara lain cabai rawit, daging ayam ras, emas perhiasan, bensin dan telur ayam ras. Inflasi m-t-m tertinggi terjadi di Kabupaten Subang sebesar 0,69% dan inflasi terendah di Kabupaten Majalengka 0,29%. (MU)

 

Sumber Foto: BPS Provinsi Jawa Barat

Gambar Berita
Thumbnail 1
Thumbnail 2
Thumbnail 3

BAGIKAN HALAMAN