Sorotan Utama

Emas Perhiasan Masih Menjadi Penyumbang Inflasi di Provinsi Jawa Barat pada November 2025

01 Desember 2025
Bandung (1/12) – Rilis Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Barat disampaikan oleh Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Jawa Barat, Ninik Anisah yang bertempat di Aula BPS Provinsi Jawa Barat dan dihadiri oleh Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat serta Instansi Vertikal yang berada di Jawa Barat.

BPS Jawa Barat mencatat bahwa pada bulan November 2025, Jawa Barat mengalami inflasi sebesar 0,16% secara month to month (m-t-m) sedangkan secara year on year (y-o-y) mengalami inflasi sebesar 2,54%. Inflasi m-t-m pada November 2025 di Provinsi Jawa Barat ini lebih rendah daripada bulan yang sama pada tahun 2023 dan 2024. Inflasi m-t-m tertinggi terjadi di Kota Bekasi sebesar 0,29% dan inflasi terendah di Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, dan Kota Depok sebesar 0,05%.

Emas perhiasan masih menjadi penyumbang inflasi m-t-m beserta wortel, bawang merah, cabai merah, dan jeruk. Sedangkan untuk komoditas penyumbang deflasi m-to-m diantaranya daging ayam ras, beras, telur ayam ras, jengkol, dan buah naga. Pada bulan November 2025, daging ayam ras dan telur ayam ras masuk sebagai komoditas penyumbang deflasi, padahal pada bulan sebelumnya termasuk komoditas penyumbang inflasi. Hal ini berdasarkan pantauan BPS Provinsi Jawa Barat di beberapa Kabupaten/Kota di Jawa Barat, pantauan di situs SP2KP yang juga menunjukan tren penurunan harga, serta kunjungan ke beberapa daerah di Jawa Barat yang menunjukan bahwa untuk peternak di desa terdapat kesepakatan untuk memproduksi daging ayam ras dan telur ayam ras lebih banyak sehingga produksi meningkat dan kebutuhan terpenuhi. (MU)

Sumber Foto: BPS Provinsi Jawa Barat
Gambar Berita
Thumbnail 1
Thumbnail 2
Thumbnail 3

BAGIKAN HALAMAN