Kabar Wilayah

Ekonomi Sulawesi Selatan naik 5,78%, Kanwil VI KPPU Hadiri Sulsel Talk

14 Mei 2025

Makassar (14/5) – Plt. Kepala Kanwil VI KPPU Makassar, Hasiholan Pasaribu, menghadiri kegiatan Sulsel Talk yang digelar di Baruga Phinisi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan, Jl. Jend. Sudirman, Kota Makassar. Rabu, (14/05/2025). Sulsel Talk yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan BI Sulsel ini mengangkat tema “Ekonomi Sulsel di Pusaran Perang Dagang Global 2.0: Menakar Risiko, Menjemput Peluang”. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman. Kemudian pemaparan oleh narasumber dilanjutkan sesi tanya jawab. Bertindak sebagai narasumber Kepala Kantor Perwakilan BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda, Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin, dan ekonom senionr Indef Aviliani. Kepala BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, mengungkapkan bahwa meski pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2025 sedikit melambat (4,87 persen), wilayah Sulawesi justru mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni 6,40 persen secara tahunan (year-on-year). Sulsel berperan besar dalam capaian tersebut dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,78 persen pada kuartal I-2025, naik dari 5,18 persen pada kuartal sebelumnya. Kepala OJK Sulsel dan Sulbar, Muchlasin, pada kesempatan itu menguraikan data seputar perekonomian dan industri jasa keuangan di wilayahnya. Diakuinya bahwa perekonomian Sulsel masih sangat bertumpu sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan. Aviliani memaparkan “Penguatan Strategi Ketahanan Ekspor Sulsel Merespons Dinamika Ekonomi Global”. Dalam konteks itu, dan perang tarif antara Amerika Serikat dan China, kata Aviliani pemerintah dan dunia usaha tidak boleh diam. Dibutuhkan inovasi dan adaptasi yang cepat. Aturan dan regulasi dari pemerintah harus cepat tetapi tepat sasaran dan tepat waktu.

Gambar Berita
Thumbnail 1
Thumbnail 2

BAGIKAN HALAMAN